RSS

Selasa, 14 Desember 2010

Catatan chen cha : 13 Desember 2010

Hari ini Tuhan beritahu aku kenapa semua ini terjadi. Tuhan punya banyak alasan mengapa cobaan ini ditujukan padaku. Ternyata Tuhan ingin aku agar menjadi seorang yang lebih kuat dari sebelumnya. Malam ini saat aku menyatakan keluh kesahku yang tak bisa aku katakan pada siapapun, Tuhan kasih aku kata kata yang menghiburku dan menjadikan aku merasa lebih baik. Tuhan bilang kenapa Beliau memberikan aku cobaan yang begitu berat ini. Disaat aku dipisahkan oleh jarak dengan orang yang selama ini aku sayangi.

Saat seseorang diberi cobaan untuk menjadi lebih kuat:
  1. Tuhan inginkan kita bersabar, karena disaat kita bersabar, kita bisa melatih emosi yang keluar dari diri kita.
  2. Tuhan beritahu kita kalau kita hidup tak sendirian walaupun orang orang yang disayangi jauh dari kita. Masih banyak orang dekat seperti sahabat, teman & keluarga yang mau peduli dengan kita.
  3. Tuhan inginkan kita menjadi lebih dekat dengan Tuhan. Saat orang lain tak mungkin dijadikan teman curhat, mau curhat dengan orang tua juga tak bisa, Tuhan mau dengarkan curhatan dan keluh kesah kita selama ini, walaupun bagaimana keadaan kita, Tuhan mau terima kita dan dengar setiap celoteh kita dan berikan solusi yang terbaik. 
  4. Tuhan inginkan kita memberikan penghiburan terhadap orang lain yang sedang bersedih seperti kita.
Jadi tetaplah tersenyum dan bagikan sukacitamu kepada kawan, sahabat, keluarga dan setiap orang yang ada di sekelilingmu. Dengan membagikan sukacita ini, akan menjadikan obat bagi kesedihanmu. Dan ingatlah, kau tak sendirian. Tuhan selalu bersamamu di setiap langkah2mu.

Kamis, 14 Oktober 2010

Catatan chen cha :14 Oktober 2010

Tuhan adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nya hatiku percaya
(Mazmur 28:7)

KU TAK KAN MENYERAH

   Suatu hari saya mengamati sebuah pohon. Daunnya hijau, segar. Daun-daun itu
bertumbuh: makin lebar, makin panjang, makin tua. Ada yang mengilap, ada
yang berlubang, tetapi masih terus bertumbuh. Pengamatan ini ternyata
sangat bermakna bagi saya. Bukankah hidup iman kita mirip daun-daun itu?
Selama kita melekat kepada Kristus, kita bagai daun yang bertumbuh dan
mendapat makanan dari pohonnya.
Namun, apabila kita menjauh dari-Nya, maka
kita bagai daun yang dipetik lepas dari pohon
. Mungkin masih terlihat
hijau, tetapi sudah tak ada pertumbuhan, dan tak lama lagi akan mati.

   Daud, meskipun beberapa kali mengalami kegagalan dalam hidupnya, tetap
berusaha untuk kembali melekat kepada Tuhan. Ketika ia harus menghadapi
pengalaman yang berat dan sulit, salah satunya saat ia dikejar-kejar Saul
dan pasukannya, Daud mengungkap bahwa kekuatan sejatinya ialah Tuhan (ayat
7). Ia mengaku bahwa tanpa Tuhan, ia tidak akan kuat menanggung
persoalan-persoalan di hadapannya. Daud tidak memiliki banyak senjata,
tetapi Tuhanlah yang menjadi perisainya. Tanpa Tuhan, tidak ada yang
sanggup melindunginya dari serangan musuh. Daud terus berjuang. Dan, ia
tidak menyerah sebab ia tahu kekuatannya ada pada Tuhan (ayat 8).

   Bagaimana dengan kita? Apabila ada persoalan berat di depan kita, apa yang
menjadi kekuatan atau senjata kita? Apabila akhirnya kekayaan, kesehatan,
kedudukan, kemampuan istimewa, dan hal-hal lain yang terbatas tak lagi
mampu menolong kita, jangan menyerah. Selama kita terus melekat pada
Kristus, Dia ada dan patut kita andalkan 

KRISTUS MENEBUS KITA DENGAN MENCUCURKAN DARAH
AGAR KITA TAK MENJADI ORANG YANG MUDAH MENYERAH

Kamis, 07 Oktober 2010

Catatan Chen Cha : 7 Oktober 2010

1 Samuel 30:8
Kemudian bertanyalah Daud kepada TUHAN, katanya: "Haruskah aku mengejar gerombolan itu? Akan dapatkah mereka kususul?" Dan Ia berfirman kepadanya: "Kejarlah, sebab sesungguhnya, engkau akan dapat menyusul mereka dan melepaskan para tawanan."

Dalam 1 Samuel 30, dikisahkan bahwa orang Amalek menyerbu Tanah Negeb dan Ziklag, dan perempuan-perempuan serta semua orang dikota itu ditawan oleh orang Amalek, termasuk anak dan istri Daud.
Ketika Daud dan pasukannya sampai di kota itu dan tahu bahwa anak dan istri mereka telah ditawan Amalek, mereka sangat sedih dan marah. Bahkan dalam kemarahan mereka, rakyat Israel hendak melempari Daud dengan batu. Namun dalam keadaan terjepit seperti ini, Daud menguatkan  kepercayaannya kepada Tuhan.
Daud kemudian berdoa, “Haruskah aku mengejar gerombolan itu? Akan dapatkah mereka kususul?" Sebelum bertindak, Daud bertanya apakah yang ia lakukan adalah rencana Tuhan. Dia menunggu jawaban Tuhan, baru kemudian bertindak.  
Daud tidak bertindak gegabah dalam usahanya untuk menyelamatkan mereka yang tertawan dan menenangkan rakyat yang bersama dia. Yang pertama kali ia lakukan adalah menguatkan kepercayaannya kepada Tuhan, dan meminta petunjuk dari Tuhan tentang apa yang harus ia lakukan.
Seberapa sering kita berdoa seperti Daud? Ketika keadaan menekan hidup kita, apakah kita lari dari Tuhan atau kita lari kepada Tuhan? 
Mari belajar kepada Daud, kita lari kepada Tuhan memohon petunjuk dari-Nya atas segala permasalahan kita. Tuhan adalah solusi kehidupan Anda, Dia dapat Anda percaya.
Saat masalah menerpa hidup Anda, jangan lari menjauh dari Tuhan namun larilah kepada Tuhan.

Senin, 20 September 2010

Catatan chen cha : 20 September 2010

Kangen... kangen... kangen... 
hanya itu yang bisa kuucapkan.... 

Apa dia juga merasakan hal yang sama denganku? Hatiku berkata ya, tapi pikiranku berkata tidak.

Apakah dia masih benar benar mencintaiku? Hatiku berkata masih (jadi bersabarlah), tapi pikiranku berkata sepertinya sudah berkurang (ngga seperti yang dulu)

"Semampunya ku mencoba tetap setia untuk menjaga segalanya... demi cinta yang tak pernah berakhir...."

Bintang malam katakan padanya
Aku ingin melukis sinarmu di hatinya
Embun pagi sampaikan padanya
Biar ku dekap erat waktu dingin membelenggunya
Tahukah engkau wahai langit 
Aku ingin bertemu membelai wajahnya Kan ku pasang hiasan 
angkasa yang terindah 
Hanya untuk dirinya 
Lagu rindu ini kuciptakan 
Hanya untuk bidadari hatiku tercinta 
Walau hanya nada sederhana
Ijinkan ku ungkap segenap rasa dan kerinduan

Sabtu, 18 September 2010

Catatan chen cha : 14 September 2010


Happy Bday to me…. Hari ini kita janjian di coyudan…mau beli sepatu…hehehehhe.. sepatuku cewek kan dah rusak, sigar jadi 2… hiks3x… Akhirnya aku beli sepatu cewek… susah juga carinya… ujung ujungnya ketemunya di Bucherri lagi… sama kaya yg dulu… heheehe…. Thanks ya pah buat kadonya… aku seneng banget… Aku berharap ini bukan kado terakhir dari p2h… dan tahun depan kita masih bisa berlanjut lagi…. Aneh, aku liat dia kok jadi tambah cakep aja… apa karena lama ngga ketemu ya? Hiks3x…kangen… p2h…. muaacccchhh3x

Catatan chen cha : 13 September 2010


Besok hari ulang tahunku… Kenapa aku masih terbayang bayang rasa takut, takut mendengar kata kata yang ngga ingin aku denger di hari bahagiaku… Tapi setidaknya aku masih bisa ketemu dia besok, walaupun hanya sebentar saja… Semoga ngga ada kabar ngga jadi dari dia. Sebenernya jika aku boleh meminta sesuatu… Aku kepingin minta dia saja… Tapi mungkin itu hal yang sangat sulit dari semua yang pernah aku minta…. Aku hanya bisa berdoa saja untuk saat ini. Rasanya perjalanan kita semakin lama semakin berat saja untuk dilalui…. Aku berharap bisa bertahan sampai Tuhan memutuskan apa yang akan terjadi pada hidupku… 

Hari ini reuni kampus, bakalan ketemu sama temen temen kampus dulu… hehehehe… ada yang berubah ngga ya? Waktu aku berangkat, dijalan aku ditelp p2h… senangnya, rasanya seperti mimpi kalo dia telp…. Kangen sama suara p2h… dari suaranya aku bisa merasa lebih dekat dengan dia… Walaupun memang jauh dan semakin jauh…. Terima kasih pah….
 

Catatan chen cha : 12 September 2010


Udah 3 hari lamanya aku ngga smsan sama dia, rasanya kangen ini udah menumpuk… rasa cemas dan gelisah selalu menempel di pikiranku…. Aku kangen… Paling ndak untuk dengar suaramu… setidaknya sudah bisa membuat aku sedikit lebih lega dan sedikit tersenyum. Tapi apa dia merasakan hal yang sama seperti aku? Atau hanya aku yang terlalu menyayangi dia…. Sering kali terlintas di pikiranku, apa dia benar benar masih sayang seperti dulu? Atau waktu sudah benar benar mengubahnya seperti sekarang ini…. Terkesan cuek dan seakan sudah berbeda dengan yang dulu… Apa dia sudah benar benar berubah ya? Kadang aku juga ingin diperhatikan seperti dulu… Pah, aku kangen…

Seperti bintang bintang….
Hilang ditelan malam
Bagai harus melangkah
Tanpa ku tau arah
Lepaskan aku dari
Derita tak bertepi
Saat kau tak disini
Seperti dedaunan
Berjatuhan di taman
Bagaikan debur ombak mampu pecahkan karang
Lepaskan aku dari derita tak berakhir saat kau tak disini

Saat kau tak ada atau kau tak disini
Terpenjara sepi, Kunikmati sendiri
Tak terhitung waktu tuk melupakanmu
Aku tak pernah bisa, aku tak pernah bisa
 

Catatan chen cha : 8 September 2010


Hari terakhir masuk kantor sebelum libur panjang… Aku ngga tau apa yang aku rasakan… rasanya berat untuk ngga komunikasi sama dia selama liburan… Apalagi kemarin aku dapet kabar kalo dia libur tanggal 10 – 14… hiks3x…ternyata benar, dihari ultahku besok, aku ngga akan ketemu dia… sedih rasanya, aku berharap ada kebahagiaan di hari itu dengannya, tapi rasanya ngga mungkin… Andaikan dia adalah kado terindah yang Tuhan berikan buatku…. Aku hanya bisa meminta pada Tuhan  : “Tuhan jaga dia selama aku tak ada didekatnya, selalu lindungi dia dimanapun dia berada, jangan biarkan dia sakit dan kurus kering, dan jaga hatinya agar dia selalu senang dan bahagia. Amin”….

Dengan begini mungkin aku bisa tenang selama liburan ini. Walaupun aku hanya bisa untuk menuliskan update terakhirku setiap harinya dan baru bisa aku kirimkan setelah selesai liburan. Aku harap juga Tuhan selalu menjaga hatiku dikala tak ada dirinya yang menghibur aku selama beberapa hari. Berharap selama liburan aku ngga dilupakan olehnya…

Hehehehe…lagunya Glenn Fredly – Tersimpan emang bener bener menyentuh hati… jadi pingin nyanyi deh…
Terlanjur aku jatuh cinta padamu
Meski ku tau terlarang
Namun bagaimana perasaan hatiku
Harus ku biarkan atau tetap begini
Sudah cukup lama kau dan aku begini
Jalani kisah tak jelas
Aku tau kasih, engkau milik dirinya
Sampai dimana ku kan bergantung pada dirimu

Bagaimana bila ku mengalah
Walau sebenarnya…
Ku tak rela
Mungkinkah ini harus kujalani
Walaupun hati tak kan mampu
Menjadi kekasih yang tersimpan

Ingin rasanya untuk diakui
Namun itu tak mungkin
Sampai kapan ku bergantung padamu

Sabtu, 04 September 2010

Catatan Chen Cha : 3 September 2010

Terima kasih buat Dia yang hari ini sudah meluangkan waktunya denganku.... Aku benar benar bahagia, walaupun aku ngga tau kapan kita akan bertemu kembali... Entah kenapa setiap aku melihatmu, aku selalu berasa semua beban di hidupku hilang. Aku berharap masih bisa untuk menjaganya dan membahagiakan dia. Semuanya terasa indah dan begitu berkesan. Andai aku benar benar bisa berharap untuk bersamanya.... 

Mungkin untuk saat ini aku berharap dia bisa kembali ke tpt yang dia sukai dan inginkan, karena dengan begitu paling tidak dia masih bisa untuk bersamaku. Walaupun aku tak tau sampai kapan. Tapi mungkin itu lebih masuk akal. Tuhan, aku berharap di ulang tahun selanjutnya dia masih ada di sisi aku dan kita masih bisa bahagia bersama.

Kamis, 02 September 2010

Catatan Chen Cha : 2 September 2010

Hari ini adalah hari ke2 bulan September...Bulan yang dari dulu selalu aku tunggu tunggu. Tapi sejak 2 tahun lalu, aku selalu takut jika kejadian yang sama terulang kembali. Semoga hari hari selanjutnya ngga terjadi apa apa... Aku benar benar takut... Apalagi mendekati tanggal tengah bulan. 

Berharap dihari itu ada seseorang yang menemaniku dan membuatku tersenyum bahagia dan tanpa beban. Tapi apa semua itu masih akan terjadi di hari itu tahun 2010. Atau yang ada hanya kesedihan karena semua itu hanya harapan kosong yang hanya ada di pikiranku saja... 

Semalam aku bingung... apa kejadian ini merupakan cobaan dariMu agar aku menjadi lebih kuat, ataukan suatu pertanda kalau aku memang bukan untuknya? Akupun bertanya pada Tuhan dalam doa. Apa maksud Tuhan menggariskan semua ini? cobaan atau pertanda? 

Disaat aku merenung, ada suara dari hati kecilku... "Cobalah untuk selalu tegar dan tersenyum seberat apapun masalahnya. Tuhan memberimu 1 kelebihan dalam diri kamu, kelebihan itu adalah kau bisa membuat semua orang tertawa bahagia jika ada di dekatmu. Kamu memberi suasana baru di manapun kamu berada. Dan Tuhan ingin kamu selalu memberikan suasana sukacita dimanapun kamu berada. Jadi tetaplah jadi pembawa sukacita walau terkadang sulit bagimu disaat seperti ini"

Selasa, 31 Agustus 2010

Catatan Chen Cha : 30 Agustus 2010

Akhir bulan yang sungguh menyedihkan... Aku berharap sejak hari Sabtu kalo dia ngga dipindah deket rumahnya dan masih ada tugas tugas keluar paling ngga buat tambah tambah. Tapi apa mau dikata, mungkin memang sudah kehendak Tuhan kalo akan jadi seperti ini. 2 kali sudah di bulan yang hampir sama aku mendapatkan kenyataan yang begitu pahit dan benar benar menguji hatiku yang sangat rapuh ini. Semoga 1 bulan kedepan ngga ada kabar buruk lagi. Amin... Andai aku masih punya sebuah harapan untuk selalu ada disisimu. Sekalipun itu mungkin harapan yang paling sulit terwujudkan.

Apa mungkin aku butuh psikiater untuk kondisiku seperti ini ya? Terkadang aku begitu susah untuk mengontrol emosiku sendiri. Meluapkan emosi dengan hal hal yang memacu jantung. Terlalu sedih dan lebih senang menyendiri walaupun sesulit apapun masalahnya. Terkadang otakku saat aku marah begitu berat dan panas, seperti mau meledak dan ujung2nya leherku kaku semua dan mataku merah.

Itulah kenapa aku terkadang takut untuk mencintai seseorang.... karena aku takut jika terluka lagi dan membuat aku benar benar merasa down untuk waktu yang lama. Kadang aku merasa takut saat hari ulang tahunku tiba. Aku takut kejadian itu terulang kembali untuk ke 2 kalinya. Benar benar menjatuhkanku disaat yang harusnya aku bahagia. Menahan kesedihan didepannya dengan berpura pura bahagia dan senyum senyum pahit.

Tapi apakah mungkin disaat ultahku ke 21 akan bahagia?

Sabtu, 28 Agustus 2010

Catatan Chen Cha : 28 Agustus 2010

Entah kenapa yang terjadi di hari ini. Setelah kau bilang semua itu, rasanya benar benar menghancurkan hatiku. Seakan seperti akhir dari cerita yang aku tulis ini. Jujur aku masih ingin melanjutkan cerita ini dengan banyak kisah dan banyak cerita tentang aku dan kamu. Masih tergantung dengan apa yang akan terjadi di hari Senin besok. Apakah masih bisa berlanjut, ataukan cukup sampai disini saja. Aku masih belum bisa untuk merelakanmu pergi. Karena semua keadaan masih belum membaik. Aku berharap perpisahan yang terjadi saat semuanya sudah membaik. Keadaan disekitarmu juga membaik, jadi akupun bisa sedikit tersenyum saat melepasmu. Tapi saat ini, semuanya bahkan sama sekali belum membaik, aku jadi benar benar ngga rela untuk melepaskanmu. Tuhan, aku berharap masih bisa bersamanya lagi...karena dia masih membutuhkan aku....

Catatan Chen Cha : 10 Agustus 2010

Ngga nyangka kalo kamu kemarin ngajak pergi... Aku sendiri bingung, tumben banget, biasane aku yang minta pergi.... Ngga tau juga tujuannya kemana. Tapi akhirnya kita pergi, meninggalkan rutinitas setiap harinya, untuk refreshing sejenak.... Tujuan kali ini adalah Wonogiri. Dulu disana juga ngga sempat ngunjungin tempat tempat wisata. Banyak hal yang ingin aku ceritakan disini. Tapi rasanya untuk kali ini aku belum sanggup untuk melanjutkan ceritanya. Suasana hatiku benar benar ngga enak. Mungkin karena banyak yang menganjal di pikiranku hari ini. Jadi untuk cerita ini aku lanjutin di lain waktu saja

Sabtu, 24 Juli 2010

Catatan chen cha : 17 Juli 2010



Kenapa hati ini begitu rapuh dan sedih.... 3 hari ini setiap aku terbangun dari tidurku, tak pernah lepas dengan air mata yang menetes.... Andai aku bisa menukarkan apapun agar bisa mendapatkan pelukan hangat darimu.... Tapi apa yang bisa ditukarkan? Kenapa sih kalau sudah menyangkut hati, aku bisa ngga berhenti menangis.... Mungkin hanya soal perasaan yang ngga bisa aku ceritakan ke siapapun. Masalah atau apapun, aku masih bisa cerita dan membaginya dengan orang lain. Kenapa untuk hal yang satu ini selalu ngga bisa. Apa aku terlalu mencintaimu ya? 
Besok hari minggu, sekarang bagiku hari minggu adalah hari yang menyebalkan. Mungkin sekarang akan benar benar ngga ada kabar apapun darimu di hari itu. Kita akan benar benar terasa semakin jauh saja. Pagi, siang, sore, dan malam... akan semakin terasa sepi tanpa kabar darimu. Pagi ini aku berangkat terlalu pagi. Sebelum jam 8 sudah berada di kantor. Belum sarapan dan makan apapun. Aku benar benar ngga selera makan untuk pagi ini. Semua hanya aku masukkan ke tempat makanku yang biasa aku bawa ke kantor. Aku sedih dan benar benar sedih.... Blog inipun juga terjadi perubahan drastis dengan apa yang aku tuliskan disini. Tadinya banyak cerita senang, bahagia.... Tapi untuk beberapa saat ini akan banyak cerita sedih yang akan tertulis disini. Aku ngga tau sampai kapan ini semua akan berubah lagi kembali ke cerita bahagia, seperti yang aku inginkan yaitu cerita bahagia di sepanjang hari  bersamamu....

Senin, 19 Juli 2010

Catatan Chen Cha : 19 Juli 2010

Hari ini aku banyak kerjaan banget.... sampek mau maem aja bingung... Dia juga masih banyak kerjaan... Rasanya seperti aku udah bener bener dicuekin... Ngga tau sampai kapan harus begini. Aku sedih, rasanya sudah tak ada lagi yang peduli denganku. Kita udah jarang ketemu, jarang sms pula. Rasa kangen ini semakin menggunung saja.... Aku hanya ingin selalu dekat denganmu. Andai dirumah masih bisa komunikasi seperti dulu, aku pastinya ngga akan jadi begini. Sekarang aku bahkan ngga pernah tidur lelap. Selalu terbangun  tengah malam dan ngga bisa untuk tidur lagi. Kalau bukan begitu, ngga bisa tidur sampai pagi dan hanya tidur 2-3 jam saja setiap harinya. Aku ngga tau sampai kapan semua ini akan berakhir bahagia... Atau selamanya akan terus begini dan semakin parah saja? Kapan aku bisa hidup bahagia dengan seseorang yang aku sayangi? Rasanya sejak dulu selalu bersedih terus... Bahkan lebih parah lagi. 


Hari ini aku libur ngga ada kelas... Aku main main sama kelinciku, aku jadi kepikiran dia lagi...Andai aku bisa bebas seperti kelinciku

Minggu, 18 Juli 2010

Catatan Chen Cha : 18 Juli 2010


Hari ini aku begitu kesepian... Dia kasih kabar beberapa kali ke aku. Malem juga beberapa kali. Aku pingin bilang kalo aku kangen.... Bener bener kangen... Kenapa aku begitu menderita jika jauh darimu. Rasanya ngga bisa lepas dari kamu. Pingin selalu dan setiap saat ada kamu. Walaupun hanya kabar kecil darimu. Aku hanya berharap hari hari bisa melihatmu cepat datang. Apa yang harus aku lakukan? Apa aku akan terus mengingatnya dalam ingatanku bagaimana wajahmu, bagaimana kehangatanmu? Tapi terkadang itu semua ngga cukup untuk mengurang rasa ini. Terkadang aku berpikir apakah kita masih bisa untuk bertemu lagi seperti dulu? 

Jumat, 16 Juli 2010

Catatan Chen Cha : 16 Juli 2010


Semalam, aku terbangun dari tidurku ditengah malam lagi. Dan kembali tak bisa tidur sampai beberapa lama. Rasanya aku masih begitu sedih. Ngga tau musti ngapain. Aku hanya bisa menangis dan terdiam di tempat tidurku. Apa aku terlalu mencintaimu sampai aku ngga sanggup menerima ini semua. Sekalipun ini masih dalam keadaan wajar2 saja. Tapi rasanya aku ngga mau semua itu berlanjut, atau bahkan lebih dari yang kau bilang kemarin... tanganku masih terasa sakit, sama sakitnya dengan hatiku... Terkadang aku memang jadi egois kalau menyangkut dengan hatiku. Aku takut... benar benar takut kalau kehilangan dirimu.... Aku kangen masa masa dulu bersamamu. Apapun jadi menyenangkan. Kangen dengan perhatianmu dulu, kangen dengan kebebasan dulu.... Rasanya seperti masih dalam mimpi buruk yang panjang. Aku berharap ada yang bangunin aku dari mimpi buruk ini dan kembali ke masa masa indah kita dulu. Tapi apakah itu mungkin terjadi? Terkadang seseorang harus berharap supaya semua yang ada didepan selalu menjadi lebih baik dari yang kemarin kemarin. Terkadang bahagia itu butuh suatu perjuangan keras untuk mencapainya. Cepatlah pulang!!!!! Aku disini sangat merindukanmu.....

Catatan Chen Cha : 15 Juli 2010

Kau membuat ku berantakan
Kau membuat ku tak karuan
Kau membuat ku tak berdaya
Kau menolak ku
Acuhkan diriku

* Bagaimna caranya untuk
Meruntuhkan kerasnya hati mu
Kusadari...
Ku tak sempurna...
Ku tak seperti...
yg Kau inginkan..

kau hancurkan aKu
dengan siKap mU
Kau sadarKah kau,
Tlah menyakiti Ku
Lelah hati iNi me-yakinkan mu
cinta Inii membunuHku



Entah apa yang kurasakan kemarin malam setelah kau bilang seperti itu padaku. Aku benar benar tak kuasa menahan tangis.... Walaupun telp darimu belum terputus dan masih aku dengar suaramu bercerita.... Aku tak bisa berkata kata... Rasanya seakan emosi ini meledak. Awalnya aku tak berniat untuk mandi, tapi akhirnya aku mandi untuk sedikit menutupi kesedihanku. Mandiku kali itu benar benar lama.... Berharap sedih ini berkurang.... malah semakin benar2 meledak dan aku tak sanggup untuk menahan tangis untuk kedua kalinya.... Rasanya benar benar tak rela untuk semua itu.... Sekalipun aku memang percaya dengannya. Tapi hati ini rasanya benar benar sakit seperti di iris pisau.... Akhirnya tanpa sadar aku pukul dinding kamar mandi berkali kali dengan tangan kananku.... Aneh...sama sekali ngga sakit seperti yang aku bayangkan sebelumnya... Bahkan lebih sakit hati ini....

Aku ngga tau bagaimana aku bisa emosi seperti itu... Rasanya benar benar ngga rela. Aku pun langsung tidur ditemani handuk kecil untuk menghapus air mataku yang tak terbendung lagi... Jam 8, Jam 9... akhirnya aku tertidur juga.... Jam 12 malam, aku terbangun dan air mata ini mengalir deras lagi untuk yang kesekian kalinya. Sampai berjam2 lamanya, hingga pagi datang... ngga berhenti mengalir... Aku basahi handuk kecilku yang sudah basah kuyup dengan air mataku dengan air dingin... Ngga tau kenapa badanku jadi benar benar panas dan emosi.... aku kompres mata dan dahiku agar sedikit lebih baik.... Aneh, aku baru merasakan tangan kananku jadi agak sakit, sedikit bengkak dan biru... Aku jadi bingung, akhirnya aku tutup dengan kaos tangan biar ngga keliatan dan menimbulkan pertanyaan.... Rasanya aku seperti orang kidal. Lemas di kanan, kuat di kiri....

Apa jadinya jika lebih dari yang kemarin kau bilang... Aku juga ngga berhak untuk menghalangi.... terserah dia saja... asalkan aku ngga pernah tau.... Disatu sisi 5 % aku senang mendengar kabar itu, jadi jika suatu saat aku sudah tak bersamanya, aku bisa melepasmu dengan hati tenang ... disisi lain 95 % aku begitu sakit dan ngga tau harus apa dan bagaimana... yang aku bisa hanyalah menangis untuk melegakan hatiku yang ngga mungkin untuk bercerita ke siapapun.... Seperti terperosok ke dalam jurang yang dingin dan gelap. Kenapa ngga di depan TV aja.... kan masih tetap sendiri2...

Rasanya seperti dia begitu jahat padaku... Ataukah aku yang begitu jahat padanya.... Aku dulu seperti tak memilikimu, sekarang seperti lebih tak memilikimu lagi.... Mungkin besok aku benar2 tak memilikimu sama sekali....

Kamis, 15 Juli 2010

Catatan chen cha : 9 Juli 2010

Kenapa sejak pagi ngga ada kabar darinya???? Padahal waktu kita hari ini hanya sedikit aja. Ada apa sama kamu??? Aku jadi ngga konsen ngerjain gambar... Kamu dimana? Perutku sejak tadi jadi sakit banget... Aneh, padahal baru minggu kemaren.... Aku hanya pingin memastikan kalo kamu baik baik saja...

Kamis, 08 Juli 2010

Catatan Chen Cha : 8 juli 2010

Ngga tau kenapa, aku merasa sedih.... Rasanya ngga pingin pisah sedetikpun dari kamu. Aku merasa takut jika kamu jauh dari aku. Andai saja kita dekat... pasti aku ngga punya pikiran macem macem tentang kamu. Tapi pada kenyataannya, aku memang ngga memiliki kamu seutuhnya.... Beberapa hari ini, kenapa aku terus kepikiran kamu. Diwaktu tidur, aku juga memimpikan kamu... Setiap detik, aku ngga bisa lepas dari kamu...

Apa aku udah ngga secantik dulu ya??? Kok sepertinya perhatiannya kepadaku berkurang... Atau ada sesuatu diluar sana yang menarik????

Mungkin sebaiknya aku bertanya pada diriku... Siapa aku??? Jika ada orang yang harus mengalah, itu adalah aku...

Rabu, 02 Juni 2010

Catatan Chen Cha : 2 Juni 2010

Sebuah renungan..yg membuatku kembali tersenyum

Disaat kamu ingin melepaskan seseorang..ingatlah pada saat kamu ingin mendapatkannya.
Disaat kamu mulai tidak mencintainya...ingatlah saat pertama kamu jatuh cinta padanya.
Disaat kamu mulai bosan dengannya...ingatlah selalu saat terindah bersamanya.
Disaat kamu ingin menduakannya...bayangkan jika dia selalu setia.
Saat kamu ingin membohonginya...ingatlah disaat dia jujur padamu.
Maka kamu akan merasakan arti dia untukmu

Jangan sampai disaat dia sudah tidak disisimu,
Kamu baru menyadari semua arti dirinya untukmu

Yang indah hanya sementara
Yang abadi adalah kenangan
Yang ikhlas hanya dari hati
Yang tulus hanya dari sanubari
Tidak mudah mencari yang hilang
Tidak mudah mengejar impian
Namun yg lebih susah mempertahankan yg ada
Karena walaupun tergenggam bisa terlepas juga

Ingatlah pada pepatah,
"Jika kamu tidak memiliki apa yang kamu sukai, maka sukailah apa yang kamu miliki saat ini"

Belajar menerima apa adanya dan berpikir positif....

Hidup bagaikan mimpi, seindah apapun, begitu bangun semuanya sirna tak berbekas

Rumah mewah bagai istana, harta benda yang tak terhitung, kedudukan, dan jabatan yg luar biasa,
namun...

Ketika nafas terakhir tiba, sebatang jarum pun tak bisa dibawa pergi
Sehelai benang pun tak bisa dimiliki

Apalagi yang mau diperebutkan
Apalagi yang mau disombongkan
Maka jalanilah hidup ini dengan keinsafan nurani
Jangan terlalu perhitungan
Jangan hanya mau menang sendiri
Jangan suka sakiti sesama apalagi terhadap mereka yang berjasa bagi kita
Belajarlah tiada hari tanpa kasih
Selalu berlapang dada dan mengalah
Hidup ceria, bebas leluasa...
Tak ada yang tak bisa di ikhlaskan....
Tak ada sakit hati yang tak bisa dimaafkan
Tak ada dendam yang tak bisa terhapus....
_To be continued_

Senin, 31 Mei 2010

Catatan Chen Cha : 31 Mei 2010

Akhirnya aku bisa melewati 3 hari kemarin... Huft, akhirnya kita bisa komunikasi lagi. Aku kangen....

Besok udah tanggal 1 Juni 2010. Horey, akhirnya Juni tiba juga. Aku berharap bulan depan aku bisa jadi lebih baik lagi. Bulan ini aku banyak dapet omelan dari atasan. Padahal aku dah berusaha semaksimal mungkin. Akhir akhir ini aku sering belajar juga lewat internet. Banyak ilmu yang aku dapetin di situ. Lumayan bisa belajar gratis lewat situ. Semoga dengan bertambahnya ilmu yang aku dapetin ini, bisa nambar gambarku jadi lebih baik. Aku cuma pingin dapetin 1 kata. "Gambarmu bagus dan terlihat nyata.Ngga beda sama aslinya". Kenapa kata kata itu sulit sekali aku dapatkan. Padahal gambar aku pertama kali waktu belajar jelek banget. Yang sekarang aja dibilang jelek, apalagi yang dulu. Hancur kali ya? 

Kenapa ya rasanya aku agak susah untuk ngatur napas akhir akhir ini. Baru ngomong dikit udah ngos ngosan. Kalo berangkat ke kantor berasa dingin banget, tenggorokan kering. Kaya mau batuk lagi. Aku takut kalo aku sakit begitu lama. Sebisa mungkin diatasi sendiri. Bau asap sedikit aja bikin aku batuk kering, harus langsung banyak2 minum biar tenggorokan tetap basah dan ngga kering. Beberapa waktu lalu aku sempat ngobrol sama temen kantor, tiba tiba aja suaraku ilang dan serak. Aku takut kalo beneran sakit. Makanya aku ambil antibiotic biar ngga jadi batuk karena bakteri. Susah juga kalo napas pendek pendek begini.

Sabtu, 29 Mei 2010

Catatan Chen Cha : 29 Mei 2010


Waduh, lama aku ngga nulis nulis nih disini. Aku bingung mau sambat ke siapa. Dia juga lagi ngga bisa diganggu. Beberapa hari ini aku dapet omelan dari bos terus. Gambar yang di bilang jelek, ngga realistis kaya punya orang yang biasa kirim gambar disini. Aku terus terang ngga begitu suka kalo dibanding bandingin. Aku memang ngga sehebat mereka. Tapi, aku mau berusaha untuk bisa seperti mereka. Hanya saja banyak titik buntu yang aku temui dan bingung harus tanya ke siapa. Berulang ulang aku disindir terus soal harus belajar lagi biar bisa bagus seperti mereka. Beberapa hari lalu aku coba untuk menghubungi orang yang mengajariku dulu. Dan ternyata dia masih ada di Solo. Tapi giliran aku tanya soal biayanya, dia kasih harga masih sama kaya dulu. Sedangkan untuk tingkat lanjut, 55 ribu per sesi. Minimal 5 sesi. Trus untuk vray ada hitungannya sendiri. 65 ribu per sesi minimal ada 8 sesi.

Jadi kalo ditotal total jadinya :
55.000 x 5 sesi = 275.000
65.000 x 8 sesi = 520.000
Total semuanya = 795.000

Aduh gimana nih, sampai sekarang belum ada kepastian yang bayar siapa. Terus terang kalo aku yang bayar sendiri jumlah segitu memang mahal. Aku tanya ke temen kantor, katanya kalo kursus yang nyuruh kantor harusnya yang bayar juga kantor. Bukannya dari aku. Aku bisa ngga makan 1 bulan dunk. Bos nyuruhnya juga Cuma nyuruh doang, ngga kasih tau biaya ditanggung siapa. Pas pasan juga nih...

Aku merasa diriku di kantor jadi orang paling bodoh sendiri. Kalo aku lihat, yang lainnya tiap bos ngomong apa, selalu tau apa yang di maksudkan. Terkadang pakek istilah macem macem. Tapi aku ngga ngerti istilah apa itu. Background juga bukan dari bidang ini. Hehehe...kadang jadi merasa paling bodoh, kadang merasa paling menguasai bidang tertentu. Saat aku merasa down seperti inilah aku membutuhkanmu untuk cerita. Tapi saat aku membutuhkanmu, kamu selalu ngga ada. Rasanya seperti ngga ada tempat untuk aku bersandar.

Aduh, kepalaku rasanya berat sekali. Pingin cari sesuatu yang bisa bikin kepala jadi fresh dan ngga stress. Rasanya aku pingin meledakkan emosi ini. Ngga ada sesuatu yang bisa dipukul ya? Sayang hari ini mendung, kalo ngga mendung mungkin aku bisa mampir ke Timezone beli voucher 20 ribu aku habisin buat mukulin tikus tikus yang ada di game timezone. Bodo amat diliatin orang kaya orang ngamuk di mall. Kesel banget aku. Kaya pingin pukul orang.

Selasa, 25 Mei 2010

Catatan Chen Cha : 25 Mei 2010

Rasanya kenapa begitu cepat, mau weekend lagi. Tapi kali ini aku bakal sendirian, ngga ada kamu. Ngga ada suara kamu, ngga ada SMS dari kamu juga. Sedih.... Hari libur selalu sendirian. Nasib...nasibku.... oh, nasibku.... Rasanya tanganku udah gatel pingin muterin jam di dinding biar waktu berlalu begitu cepat tanpa aku rasakan. Aku harap kamu ngga aneh aneh dan macem macem ya... Aku pasrah, percaya saja. Lagipula aku juga ngga bisa berbuat apa apa disini. Yang aku bisa hanya membuat diriku teramat sangat sibuk sampai aku benar benar lupa oleh waktu. Jadi aku tak begitu menderita.

Kenapa rasa ini begitu membingungkan ya? Terkadang membuatku terbang tinggi bahagia, tapi terkadang juga membuatku sedih seperti berada di sebuah mimpi buruk yang tak kunjung usai. Semua memang ada resikonya, ngga semuanya sejalan dengan keinginanku. Aduh, bulan depan berasa lama banget ya? Rasanya ingin aku cepetin...


Apa yang harus aku lakukan sekarang. Rasanya tak bisa jauh jauh dari kamu. Susah juga ya????

Senin, 24 Mei 2010

Catatan Chen Cha : 22 Mei 2010

Weekend lagi. Rasanya berat untuk mulai libur dirumah. Karena libur juga yang komunikasi. Hiks3x, kacian banget sih aku. Cuma bisa liat orang yang lagi berduaan dijalan. Betapa senangnya mereka, seperti setiap hari begitu membahagiakan, begitu penuh dengan cinta. Yang bisa aku lakukan hanya menulis saja, menulis semua kenyataan dalam hidupku. Menulis semua beban di pikiranku agar sedikit tertumpahkan di kertas.
Terkadang waktu aku kembali membuka lembaran lembaran lama yang pernah aku tulis, perasaanku jadi campur aduk. Antara sedih, bahagia, haru dll. Terkadang aku merasa begitu mengenaskan hidup ini, tapi juga begitu menyenangkan. Aku merasa sesuatu yang menyenangkan disitu bisa menjadi obat untukku saat aku sedang sedih. Aku kangen, rasa kangen ini sampai kapan akan berlanjut. Rasanya begitu lama tertanam di hatiku. Andai bisa kupindahkan sejenak.
Apa hari ini kita bisa bertemu lagi? Ini sudah jam 3 lewat 14 menit. Semoga ngga ada perubahan ya? Aku dah kangen berat sama dia. Minggu depan hanya ada waktu 4 hari aja. Hiks3x
Hari Ini aku nganterin dia beli sepatu... Kacian, sepatunya dah kelaperan. Daripada aku bingung milihin kado apa buat ultahnya, aku beliin aja sepatu.  Jadi dia bisa milih sendiri mana yang cocok dan pas buat dia.Hehehehe... Walaupun aku yang sedikit agak repot bawa LP ke toko sepatu. Capek, ngga ada tempat duduk longgar. Penuh orang pula, susah jalannya. Tapi ngga apa apa deh. Aku seneng kok kalo ada di deketnya. Apaan tuh diluar rame rame... Kayaknya ada campur sarinan keliling di deket rumah. Kenceng banget euy... berasa kaya di tempat hajatan...

Akhirnya aku bisa cubit cubit pipimu lagi...gemes deh. Rasanya aku pingin saat kita lagi berdua, waktu bisa berhnti sejenak agar terasa lebih lama. Aku jadi makin sayang sama kamu. Sayang, dunia begitu cepat berputar, Rasanya baru sebentar di dekatmu, sudah harus pulang. Kapan lagi bisa ketemu kamu? Rasanya benar benar lama kalau menunggu kamu kesini...



Jumat, 21 Mei 2010

Catatan Chen Cha : 21 Mei 2010


Aku pingin ini. Tapi nunggu bulan depan baru ada duit... Semoga barangnya masih ada dan sesuai yang aku harapkan.Hiks3x. Kalo ngga ada barangnya ato ngga sesuai dengan yang diharapkan, disimpen lagi and ngumpulin lebih banyak lagi buat beli 5800 xpress music.

Hari yang cerah, langit biru dan panasnya matahari menyinari aku yang sedang berpijak di bumi. Sayang, kita ngga bisa ketemuan. Hiks3x, kangen berat... 

Sesampainya di kantor, udah repot banget buat persiapan ngumpulin dokumen tender thiong ting . Eh, malah ada yang nggangguin. Yo ra tak gagas to. Aku dan temen teman dah siapin lagu spesial buat yang dateng bertamu naik dokar ini. He3x. Antara lain : Sadis, lagu cepat pulang, kucabut nyawamu,dll. Temen temen pada mau ketawa pas aku setel tuh lagu.wkwkwkwkwk. Puas3x

Seharian ini disibukkan dengan kegiatanku sendiri. Disamping ngedit canopy sari bundo ngapeman, aku coba berekspresi sendiri. Apaan tuh? Rahasia deh. Masih dalam eksperimentku.hehehe. 


Besok hari sabtu. Weekend lagi... Huft, sebel kalo weekend. Minggu libur juga, huaaaaa. Aku tak mau berharap apapun juga, takut sakit lagi.

Kamis, 20 Mei 2010

Catatan Chen Cha : 20 Mei 2010

Pagi ini aku terbangun dari tidurku. Ngga biasanya aku bangun jam 5 and masih gelap begini. Ternyata adikku juga belum terbangun dari tidurnya. Aku duduk di tempat tidurku sembari membuka gordyn dan jendela kamarku. Ngga nyangka udah pagi lagi. Kudengar suara burung nuri yang ada di sebelah kamarku berkicau. Aku pun terdiam mengingat mimpiku semalam. Sungguh mimpi yang aneh tapi menyenangkan karena kau ada di dalam mimpiku. Dalam mimpiku kita pergi ke sebuah tempat dengan pemandangan indah dan udara yang sejuk. Ada tempat game center juga,kolam renang, dll. Rasanya betah berlama lama disitu. Tapi ada yang aneh. Disana sama sekali ngga ada orang selain kita. Semua mesin game berjalan otomatis tanpa coin ataupun kartu. Benar benar sepuasnya. Seperti semua yang ada disana milik pribadi. Waktu kita berenang, aku mengajarimu berenang. Yah, walaupun sempet tenggelam tapi aku berhasil menyelamatkan. Syukurlah kamu ngga kenapa napa. Rasanya takut banget kalau kehilangan kamu. Akhir mimpi ini ditutup dengan melihat kota dari atas bukit.Penuh dengan lampu lampu yang indah. Namun saat ada bintang jatuh dan buat permintaan, akupun terbangun dari mimpiku. Huft, hanya mimpi...

Aku sendiri merasa kangen, tapi ngga tau mau sampai kapan begini. Aku juga tak bisa berbuat apa apa. Paling hanya bisa membuat diriku sibuk sendiri biar hari jadi semakin cepat berlalu. Telp kemarin membuat aku merasa sedikit lebih dekat denganmu lagi. Aku sekarang hanya bisa berharap saja. Berharap bertemu denganmu lagi entah kapan waktunya akan tiba. Internet hari ini error mulu...kayaknya lagi maintenance dari speedynya. Jadi ngga bisa ngenet di kantor nih. Kenapa ya beberapa hari ini aku seneng dengerin lagu zhifilla, jadi buat bahan nyanyi di jalan. Ngga ada orang yang peduli.hehehe, kebiasaan konser di jalan sampek capek teriak teriak.

“Menunggu sesuatu yang sangat menyebalkan bagiku
Saat ku harus bersabar dan trus bersabar
Menantikan kehadiran dirimu
Entah sampai kapan aku harus menunggu
Sesuatu yang sangat sulit tuk kujalani
Hidup dalam kesendirian sepi tanpamu
Kadang kuberpikir cari penggantimu
Saat kau jauh disana

Gelisah sesaat saja tiada kabarmu kucuriga
Entah penantianku takkan sia-sia
Dan berikan satu jawaban pasti
Entah sampai kapan aku harus bertahan
Saat kau jauh disana rasa cemburu
Merasuk kedalam pikiranku melayang
Tak tentu arah tentang dirimu
Apakah sama yang kau rasakan

Walau raga kita terpisah jauh
Namun hati kita selalu dekat
Bila kau rindu pejamkan matamu
Dan rasakan a a a aku
Kekuatan cinta kita takkan pernah rapuh
Terhapus ruang dan waktu
Percayakan kesetiaan ini
Pada ketulusan a a ai aishiteru

Satu sendiri pikiran melayang terbang
Perasaan resah gelisah
Jalani kenyataan hidup tanpa gairah
O…wu..wo..o..
Lupakan segala obsesi dan ambisimu
Akhiri semuanya cukup sampai disini
Dan buktikan pengorbanan cintamu untukku
Kumohon kau kembali

Walau raga kita terpisah jauh
Namun hati kita selalu dekat
Bila kau rindu pejamkan matamu
Dan rasakan a a a aku
Kekuatan cinta kita takkan pernah rapuh
Terhapus ruang dan waktu
Percayakan kesetiaan ini
Pada ketulusan a a ai aishiteru

Wo..wo..wo..
Wo..wo..wo..a a ai aishiteru”

Aku sebenere pingin banget bikin kejutan buat dia di hari ultahnya. Tapi, apa dia bisa kesini ya?Hari jadian aja dia ngga kesini. Ngga bisa dipastiin juga. Untung dulu aku ngga beli roti. Kalo beli, rotinya bisa bisa aku buang karena marah. Kalo beli roti, yang ngga begitu manis. Hahahaha roti tawar kasih lilin. Aneh.... Aku berharap kita bisa bertemu saat hari itu tiba.

Aduh, jadi pingin cepet cepet bulan depan. Tapi ada libur panjang yang harus aku lewatin...Hiks3x,Dia libur 3 hari. SMS nya pun ikutan libur 3 hari... Huaaaaa....gimana nih? Aku bakalan kesepian banget kalo ngga ada dia. Rasanya tangan ini ingin cepat cepat memutar jam biar hari berganti dalam waktu sekejap. Hidup penuh cinta memang begitu indah. Tapi disamping keindahan yang kita terima, terkadang kita dihadapkan dengan sisi tak indah dari cinta itu juga.