Kau membuat ku berantakan
Kau membuat ku tak karuan
Kau membuat ku tak berdaya
Kau menolak ku
Acuhkan diriku
* Bagaimna caranya untuk
Meruntuhkan kerasnya hati mu
Kusadari...
Ku tak sempurna...
Ku tak seperti...
yg Kau inginkan..
kau hancurkan aKu
dengan siKap mU
Kau sadarKah kau,
Tlah menyakiti Ku
Lelah hati iNi me-yakinkan mu
cinta Inii membunuHku
Entah apa yang kurasakan kemarin malam setelah kau bilang seperti itu padaku. Aku benar benar tak kuasa menahan tangis.... Walaupun telp darimu belum terputus dan masih aku dengar suaramu bercerita.... Aku tak bisa berkata kata... Rasanya seakan emosi ini meledak. Awalnya aku tak berniat untuk mandi, tapi akhirnya aku mandi untuk sedikit menutupi kesedihanku. Mandiku kali itu benar benar lama.... Berharap sedih ini berkurang.... malah semakin benar2 meledak dan aku tak sanggup untuk menahan tangis untuk kedua kalinya.... Rasanya benar benar tak rela untuk semua itu.... Sekalipun aku memang percaya dengannya. Tapi hati ini rasanya benar benar sakit seperti di iris pisau.... Akhirnya tanpa sadar aku pukul dinding kamar mandi berkali kali dengan tangan kananku.... Aneh...sama sekali ngga sakit seperti yang aku bayangkan sebelumnya... Bahkan lebih sakit hati ini....
Aku ngga tau bagaimana aku bisa emosi seperti itu... Rasanya benar benar ngga rela. Aku pun langsung tidur ditemani handuk kecil untuk menghapus air mataku yang tak terbendung lagi... Jam 8, Jam 9... akhirnya aku tertidur juga.... Jam 12 malam, aku terbangun dan air mata ini mengalir deras lagi untuk yang kesekian kalinya. Sampai berjam2 lamanya, hingga pagi datang... ngga berhenti mengalir... Aku basahi handuk kecilku yang sudah basah kuyup dengan air mataku dengan air dingin... Ngga tau kenapa badanku jadi benar benar panas dan emosi.... aku kompres mata dan dahiku agar sedikit lebih baik.... Aneh, aku baru merasakan tangan kananku jadi agak sakit, sedikit bengkak dan biru... Aku jadi bingung, akhirnya aku tutup dengan kaos tangan biar ngga keliatan dan menimbulkan pertanyaan.... Rasanya aku seperti orang kidal. Lemas di kanan, kuat di kiri....
Apa jadinya jika lebih dari yang kemarin kau bilang... Aku juga ngga berhak untuk menghalangi.... terserah dia saja... asalkan aku ngga pernah tau.... Disatu sisi 5 % aku senang mendengar kabar itu, jadi jika suatu saat aku sudah tak bersamanya, aku bisa melepasmu dengan hati tenang ... disisi lain 95 % aku begitu sakit dan ngga tau harus apa dan bagaimana... yang aku bisa hanyalah menangis untuk melegakan hatiku yang ngga mungkin untuk bercerita ke siapapun.... Seperti terperosok ke dalam jurang yang dingin dan gelap. Kenapa ngga di depan TV aja.... kan masih tetap sendiri2...
Rasanya seperti dia begitu jahat padaku... Ataukah aku yang begitu jahat padanya.... Aku dulu seperti tak memilikimu, sekarang seperti lebih tak memilikimu lagi.... Mungkin besok aku benar2 tak memilikimu sama sekali....




























0 komentar:
Posting Komentar
Please comment in here.
Terima kasih sudah berkunjung ke blog chencha.