Akhir bulan yang sungguh menyedihkan... Aku berharap sejak hari Sabtu kalo dia ngga dipindah deket rumahnya dan masih ada tugas tugas keluar paling ngga buat tambah tambah. Tapi apa mau dikata, mungkin memang sudah kehendak Tuhan kalo akan jadi seperti ini. 2 kali sudah di bulan yang hampir sama aku mendapatkan kenyataan yang begitu pahit dan benar benar menguji hatiku yang sangat rapuh ini. Semoga 1 bulan kedepan ngga ada kabar buruk lagi. Amin... Andai aku masih punya sebuah harapan untuk selalu ada disisimu. Sekalipun itu mungkin harapan yang paling sulit terwujudkan.
Apa mungkin aku butuh psikiater untuk kondisiku seperti ini ya? Terkadang aku begitu susah untuk mengontrol emosiku sendiri. Meluapkan emosi dengan hal hal yang memacu jantung. Terlalu sedih dan lebih senang menyendiri walaupun sesulit apapun masalahnya. Terkadang otakku saat aku marah begitu berat dan panas, seperti mau meledak dan ujung2nya leherku kaku semua dan mataku merah.
Itulah kenapa aku terkadang takut untuk mencintai seseorang.... karena aku takut jika terluka lagi dan membuat aku benar benar merasa down untuk waktu yang lama. Kadang aku merasa takut saat hari ulang tahunku tiba. Aku takut kejadian itu terulang kembali untuk ke 2 kalinya. Benar benar menjatuhkanku disaat yang harusnya aku bahagia. Menahan kesedihan didepannya dengan berpura pura bahagia dan senyum senyum pahit.
Tapi apakah mungkin disaat ultahku ke 21 akan bahagia?



























0 komentar:
Posting Komentar
Please comment in here.
Terima kasih sudah berkunjung ke blog chencha.